Fungsi Sosial Teks Diskusi
Teks diskusi memiliki fungsi sosial sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat sehingga bisa diterima oleh pihak yang pro dan yang kontra. Dengan demikian, teks diskusi dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang suatu isu atau masalah.
Manfaat Menyimpulkan Isi Teks Diskusi
Menyimpulkan isi teks diskusi dapat:
- Menambah wawasan dan pengetahuan tentang suatu isu atau masalah
- Menumbuhkan sikap menghargai pendapat orang lain
- Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis
Struktur Teks Diskusi
Teks diskusi memiliki struktur sebagai berikut:
1. Pendahuluan: Berisi isu (topik) mengenai masalah yang dibahas
2. Sudut Pandang: Memaparkan gagasan utama disertai alasan dan bukti pendukung dari satu sudut pandang
3. Simpulan: Pembahasan masalah dari sudut pandang berbeda dengan memaparkan kemungkinan penyelesaian masalah tersebut
Ciri Kebahasaan Teks Diskusi
Teks diskusi memiliki beberapa ciri kebahasaan, yaitu:
1. Keterhubungan kata dan kalimat: Teks diskusi menggunakan kata dan kalimat yang terkait dan logis.
2. Keterhubungan makna: Teks diskusi memiliki makna yang terkait dan dapat dipahami dengan jelas.
3. Penggunaan kata bersifat persuasif: Teks diskusi menggunakan kata-kata yang persuasif untuk meyakinkan pembaca atau pendengar.
4. Kesantunan berbahasa: Teks diskusi menggunakan bahasa yang santun dan tidak menyinggung perasaan orang lain.
Langkah-Langkah Menyusun Teks Diskusi
Untuk menyusun teks diskusi yang baik, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Memilih dan menentukan topik yang akan ditulis:
Pilih topik yang menarik dan relevan dengan kehidupan masyarakat.
2. Menentukan tujuan teks diskusi:
Tentukan tujuan teks diskusi, apakah untuk memecahkan masalah atau meningkatkan kesadaran masyarakat.
3. Mengumpulkan data untuk mendukung argumen dari dua sudut pandang berbeda:
Kumpulkan data dan informasi yang relevan untuk mendukung argumen dari dua sudut pandang berbeda.
4. Menyusun kerangka tulisan:
Susun kerangka tulisan yang logis dan sistematis.
5. Pembahasan dengan mengembangkan kerangka karangan:
Kembangkan kerangka karangan menjadi teks diskusi yang utuh dan persuasif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar