Rabu, 24 September 2025

Menuliskan (10) hal dari materi soal tersebut yang belum dipahami atau masih bingung

 


1.apa yang dimaksud dengan objek observasi tunggal?


2.pengertian verba rasional ?


3.apa yang dimaksud dengan kata "rubik" dalam menerbitkan artikel ilmiah?

 

4.apa yang dimaksud dengan tulisan ekspositori yang bersifat informatif ?


5.Apa itu diksi dalam kaidah kebahasaan teks tanggapan?


6.Apa itu kaidah EYD?


7.Jelaskan prosa dengan lengkap?


8.Apa itu sistematik dalam tujuan teks laporan percobaan?


9.Apa perbedaan faktual dan objektif?


10.Apa yang dimaksud dengan sedimentasi dalam kaidah kebahasaan teks eksposisi?

Selasa, 23 September 2025

Kemerdekaan indonesia

 

Kemerdekaan adalah keadaan ketika sebuah bangsa terbebas dari penjajahan dan bisa mengatur kehidupannya sendiri. Bagi bangsa Indonesia, kemerdekaan merupakan hasil perjuangan panjang melawan penjajah yang berlangsung ratusan tahun. Penjajahan tidak hanya mengambil kekayaan alam, tetapi juga membatasi kebebasan rakyat.


Tanggal 17 Agustus 1945 menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, karena pada saat itu Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan. Peristiwa ini menandai lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka. Kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari pengorbanan para pahlawan yang rela berjuang bahkan mengorbankan nyawa demi kebebasan bangsanya.

Bagi generasi sekarang, kemerdekaan harus dijaga dengan cara mengisi kehidupan berbangsa dan bernegara secara positif. Bentuknya bisa melalui belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga persatuan, serta menghargai jasa para pahlawan. Dengan begitu, kemerdekaan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga terasa manfaatnya bagi seluruh rakyat Indonesia.

Cerpen

 

☆ Pengertian Cerpen

Cerpen atau cerita pendek adalah karya sastra berbentuk prosa yang menceritakan kisah kehidupan manusia secara singkat, padat, dan jelas. Cerpen biasanya hanya berfokus pada satu peristiwa, memiliki konflik tunggal, serta jumlah tokohnya terbatas.



☆ Ciri-Ciri Cerpen

1. Ceritanya singkat dan dapat dibaca dalam sekali duduk.

2. Jumlah tokoh terbatas, biasanya hanya 1–3 tokoh utama.

3. Alur sederhana, biasanya hanya ada satu konflik utama.

4. Latar cerita terbatas, tidak terlalu banyak tempat dan waktu.

5. Mengandung amanat atau pesan moral.

6. Menggunakan bahasa sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami.



☆ Unsur Intrinsik Cerpen

1. Tema → gagasan utama cerita.

2. Tokoh dan Penokohan → pelaku cerita beserta wataknya.

3. Alur/Plot → jalan cerita (maju, mundur, campuran).

4. Latar → tempat, waktu, dan suasana peristiwa.

5. Konflik → masalah yang dihadapi tokoh.

6. Amanat → pesan yang ingin disampaikan pengarang.



☆Unsur Ekstrinsik Cerpen

1. Latar belakang pengarang.

2. Kondisi sosial budaya masyarakat.

3. Nilai kehidupan yang ada di luar cerita (moral, agama, pendidikan, dll).




☆Struktur Cerpen

1. Orientasi → pengenalan tokoh, latar, dan suasana.

2. Komplikasi → munculnya masalah atau konflik.

3. Klimaks → puncak permasalahan.

4. Resolusi → penyelesaian masalah.

5. Koda → penutup, biasanya berisi pesan atau amanat.



☆ Langkah-Langkah Menulis Cerpen

1. Tentukan tema yang menarik.

2. Tentukan tokoh, watak, dan latar.

3. Susun alur cerita (awal, tengah, akhir).

4. Kembangkan cerita dengan bahasa yang mengalir.

5. Tambahkan konflik agar cerita menarik.

6. Akhiri dengan penyelesaian serta amanat.



☆Contoh Singkat Cerpen

Judul: Sepatu untuk Ayah

Andi tahu ayahnya sudah lama menginginkan sepatu baru. Namun, gaji ayah hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Andi pun menabung sedikit demi sedikit dari uang jajannya. Setelah berbulan-bulan, akhirnya ia bisa membeli sepasang sepatu sederhana. Saat memberikannya, ayah hanya terdiam, lalu memeluk Andi dengan mata berkaca-kaca.


Amanat: Kasih sayang dapat ditunjukkan dengan pengorbanan kecil yang tulus.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan

 

Kebersihan lingkungan adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Lingkungan yang bersih akan membuat udara segar, air tetap jernih, dan tanah subur. Sebaliknya, lingkungan yang kotor dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti banjir, polusi, dan penyebaran penyakit.


Menjaga kebersihan lingkungan bisa dimulai dari hal-hal kecil yang sederhana. Misalnya, membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membiasakan menanam pohon di sekitar rumah. Kegiatan kecil ini, jika dilakukan bersama-sama, akan memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.


Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi tanggung jawab bersama. Tidak cukup hanya pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi setiap orang harus berperan aktif. Dengan begitu, kehidupan akan lebih nyaman, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi berikutnya.

Teknologi dalam Pendidikan

 

Perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Jika dulu belajar hanya mengandalkan buku dan papan tulis, kini siswa dapat memanfaatkan berbagai media digital, seperti internet, aplikasi belajar, hingga video pembelajaran. Teknologi membuat akses terhadap ilmu pengetahuan menjadi lebih mudah dan cepat.


Bagi remaja, teknologi pendidikan memiliki banyak manfaat. Dengan adanya smartphone atau komputer, siswa bisa mencari materi tambahan, menonton penjelasan guru secara daring, bahkan mengikuti kursus online. Hal ini membantu mereka lebih mandiri dan kreatif dalam belajar. Selain itu, teknologi juga mendukung komunikasi antara guru dan siswa, misalnya melalui grup belajar di WhatsApp atau aplikasi kelas daring.


Namun, penggunaan teknologi dalam pendidikan juga memiliki tantangan. Tidak semua siswa memiliki fasilitas yang memadai, dan penggunaan berlebihan bisa membuat remaja lebih sering bermain game atau media sosial daripada belajar. Oleh karena itu, teknologi harus digunakan secara bijak, dengan tujuan utama untuk menambah ilmu dan mendukung kegiatan sekolah.


Dengan memanfaatkan teknologi pendidikan secara tepat, remaja bisa belajar lebih efektif, terbuka pada wawasan global, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Media Sosial Bagi Remaja

 

Media sosial adalah platform digital yang digunakan untuk berkomunikasi, berbagi informasi, dan mengekspresikan diri. Saat ini, hampir semua remaja memiliki akun media sosial seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, atau Facebook. Media sosial memberikan banyak manfaat, misalnya mempermudah remaja berinteraksi dengan teman, mencari informasi terbaru, bahkan menyalurkan hobi dan bakat.


Namun, media sosial juga bisa menimbulkan dampak negatif jika tidak digunakan secara bijak. Misalnya, remaja bisa menjadi kecanduan, menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bermain ponsel, atau terpengaruh oleh informasi palsu (hoaks). Selain itu, media sosial kadang membuat seseorang merasa kurang percaya diri karena sering membandingkan dirinya dengan orang lain.


Oleh sebab itu, remaja harus belajar menggunakan media sosial dengan cerdas. Caranya adalah dengan membatasi waktu penggunaan, memilih konten yang bermanfaat, serta berhati-hati saat membagikan informasi pribadi. Jika digunakan dengan benar, media sosial dapat menjadi sarana belajar, hiburan, dan membangun hubungan yang positif.


Game Online dalam Kehidupan Remaja

 

Game online adalah permainan digital yang dimainkan melalui jaringan internet. Saat ini, game online sangat populer di kalangan remaja karena bisa dimainkan bersama teman meskipun tidak berada di tempat yang sama. Jenisnya pun beragam, mulai dari game petualangan, strategi, hingga simulasi kehidupan. Bermain game online memberikan hiburan dan bisa melatih kerja sama tim, strategi, serta kemampuan berpikir cepat.


Namun, game online juga memiliki dampak negatif jika dimainkan secara berlebihan. Remaja bisa menjadi kecanduan hingga lupa waktu, malas belajar, dan kurang berinteraksi dengan orang sekitar. Bahkan, terlalu lama menatap layar dapat mengganggu kesehatan mata dan membuat tubuh kurang bergerak. Inilah sebabnya mengapa game online harus dimainkan dengan batasan yang wajar.


Game online sebenarnya tidak selalu buruk. Jika dimainkan dengan bijak, game bisa menjadi sarana melatih kreativitas, meningkatkan fokus, bahkan mempererat persahabatan. Yang penting, remaja harus pandai mengatur waktu antara belajar, beristirahat, dan bermain. Dengan begitu, manfaat game bisa dirasakan tanpa harus mengorbankan hal-hal penting dalam kehidupan sehari-hari.

Hal Sepele yang Sering Dilakukan Remaja, Tapi Berdampak Besar


Banyak hal sepele yang sering dilakukan remaja dalam kehidupan sehari-hari. Hal-hal kecil ini kadang dianggap biasa saja, padahal bisa berdampak besar jika diperhatikan lebih dalam. Contohnya adalah kebiasaan begadang hanya untuk bermain ponsel. Sekilas tampak sepele, tetapi jika dilakukan terus-menerus bisa membuat tubuh cepat lelah, sulit berkonsentrasi di sekolah, bahkan menurunkan prestasi belajar.


Contoh lain adalah sering menunda pekerjaan rumah atau tugas sekolah. Remaja biasanya merasa masih punya banyak waktu, lalu memilih bermain lebih dulu. Akibatnya, tugas dikerjakan terburu-buru atau bahkan tidak selesai. Dari kebiasaan sepele ini, kita bisa belajar pentingnya disiplin waktu dan tanggung jawab.


Selain itu, banyak remaja suka makan sembarangan, seperti jajan gorengan setiap hari atau jarang sarapan. Hal kecil ini bisa memengaruhi kesehatan tubuh. Padahal, menjaga pola makan termasuk bagian penting dari gaya hidup sehat. Remaja juga sering lalai dalam hal kecil seperti tidak merapikan tempat tidur, malas berolahraga, atau jarang membaca buku.


Hal-hal sepele itu sebenarnya bisa menjadi kebiasaan baik jika dilakukan dengan benar. Misalnya, membatasi waktu bermain gawai, rajin membantu orang tua di rumah, atau membiasakan membaca meskipun hanya beberapa halaman setiap hari. Dari hal kecil yang positif, kita bisa membentuk diri menjadi remaja yang lebih disiplin, sehat, dan bertanggung jawab.

Manfaat Membaca Buku bagi Kehidupan Sehari-hari




Membaca buku adalah salah satu kegiatan yang sejak dulu dianggap sebagai pintu gerbang ilmu pengetahuan. Di tengah perkembangan teknologi yang serba cepat, kebiasaan membaca sering kali tergeser oleh aktivitas digital, seperti bermain gawai atau menonton hiburan. Padahal, membaca memiliki banyak manfaat penting yanΔ΅

Pertama, membaca buku mampu menambah wawasan dan pengetahuan. Setiap buku menyimpan informasi berharga yang dapat memperluas cara pandang kita terhadap dunia. Misalnya, membaca buku sejarah membuat kita mengenal peristiwa masa lalu, sedangkan buku sains memperkenalkan berbagai penemuan baru.

Kedua, membaca melatih otak untuk berpikir kritis dan kreatif. Dengan membaca, kita terbiasa menganalisis isi bacaan, menghubungkannya dengan pengalaman pribadi, serta menemukan ide-ide baru. Hal ini bermanfaat untuk melatih kecerdasan emosional maupun intelektual.

Ketiga, membaca juga menjadi sarana hiburan yang menyehatkan. Novel, cerpen, atau puisi dapat menghibur hati, mengurangi stres, serta menumbuhkan empati terhadap tokoh dan cerita di dalamnya. Dengan begitu, membaca bukan hanya aktivitas akademis, tetapi juga cara untuk menenangkan diri.



Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa membaca buku memberikan banyak manfaat penting, mulai dari menambah pengetahuan, melatih daya pikir, hingga memberikan hiburan yang sehat. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Dengan membaca, kita tidak hanya memperkaya diri sendiri, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang lebih baik

Selasa, 16 September 2025

Bertutur kata yang sopan

 



πŸ—£️ Cara Bertutur Kata yang Sopan


1. Gunakan Kata yang Baik dan Santun

•Pilih kata yang halus, tidak kasar, dan tidak menyakiti lawan bicara.

•Hindari kata-kata kotor atau umpatan.


2. Sesuaikan Bahasa dengan Lawan Bicara

•Gunakan bahasa formal kepada orang yang lebih tua, guru, atau orang baru dikenal.

•Boleh menggunakan bahasa santai dengan teman sebaya, tapi tetap sopan.


3. Berbicara dengan Suara yang Tepat

•Jangan terlalu keras atau terlalu pelan.

•Sesuaikan volume suara agar tidak mengganggu orang lain.


4. Tidak Memotong Pembicaraan

•Dengarkan lawan bicara hingga selesai.

•Beri jeda sebelum menyampaikan pendapat.


5. Gunakan Sapaan yang Benar

•Panggil orang lain sesuai dengan statusnya, misalnya Pak, Bu, Kak, Mas, Mbak.

•Jangan memanggil dengan julukan yang bisa menyinggung.


6. Berikan Ucapan Terima Kasih dan Permintaan Maaf

•Biasakan mengucapkan tolong, maaf, dan terima kasih dalam percakapan.

•Tiga kata sederhana ini membuat tutur kata terdengar sopan.


7. Hindari Nada Mengejek atau Merendahkan 

•Jangan berbicara dengan nada sinis, kasar, atau meremehkan.

•Gunakan intonasi yang ramah dan menghargai.


8. Berbicara dengan Sikap yang Baik

•Tatap lawan bicara dengan wajar.

•Jangan membelakangi, menunduk terus, atau memainkan ponsel saat berbicara.




---


✨ Kesimpulan


Bertutur kata yang sopan berarti menggunakan bahasa yang baik, nada yang ramah, dan sikap yang menghargai lawan bicara. Dengan tutur kata yang sopan, hubungan dengan orang lain akan lebih harmonis dan kita pun akan lebih dihormati.


Cara menjalankan hari dengan baik

 




🌞 Cara Menjalankan Hari dengan Baik


1. Bangun Pagi dengan Niat Positif

•Bangun lebih awal agar tidak terburu-buru.

•Mulailah dengan doa atau afirmasi positif.

•Rapikan tempat tidur untuk membiasakan disiplin.



2. Menjaga Kebersihan Diri

•Mandi dan berpakaian rapi.

•Sarapan bergizi supaya tubuh lebih berenergi.


3. Membuat Rencana Harian

•Catat hal-hal penting yang harus dilakukan.

•Tentukan prioritas agar waktu tidak terbuang sia-sia.


4. Belajar atau Bekerja dengan Fokus

•Kerjakan tugas utama lebih dulu.

•Hindari terlalu banyak menunda (prokrastinasi).

•Istirahat sejenak jika lelah supaya tetap semangat.


5. Berbuat Kebaikan Kecil

•Sapa orang lain dengan ramah.

•Bantu teman atau keluarga jika mereka butuh.

•Senyum tulus bisa membuat hari lebih indah.


6. Menjaga Emosi dan Pikiran

•Tetap tenang jika menghadapi masalah.

•Ingat untuk mengontrol emosi dan berpikir positif.


7. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

•Lakukan hobi atau aktivitas yang menyenangkan.

•Berolahraga ringan atau jalan sore.


8. Evaluasi Sebelum Tidur

•Renungkan apa saja yang sudah dilakukan hari ini.

•Bersyukur atas hal-hal baik yang terjadi.


Tidur lebih awal agar besok lebih segar.




---


✨ Kesimpulan: Menjalankan hari dengan baik bukan soal semuanya berjalan sempurna, tapi bagaimana kita bisa mengisi hari dengan hal-hal bermanfaat, menjaga kesehatan, dan tetap berpikiran positif.


Cara mengontrol emosi

 





🌱 Cara Mengontrol Emosi


1. Mengenali Emosi

•Sadari dulu apa yang sedang kamu rasakan (marah, sedih, kecewa, takut, dll).

•Tarik napas dalam-dalam supaya lebih tenang.

•Katakan pada diri sendiri: “Aku sedang marah, tapi aku bisa mengendalikannya.”


2. Mengatur Pernapasan

•Saat emosi memuncak, tubuh biasanya jadi tegang.

•Coba tarik napas dalam melalui hidung, tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan.

•Ulangi 5–10 kali, biasanya pikiran akan lebih jernih.


3. Berpikir Sebelum Bertindak

•Jangan langsung bereaksi saat marah.

•Hitung sampai 10 atau diam sejenak sebelum menjawab.

•Ingat: kata-kata yang keluar saat emosi sulit ditarik kembali.


4. Alihkan Energi Negatif

•Olahraga ringan (jalan, lari, push up).

•Menulis di buku harian.

•Mendengarkan musik atau melakukan hobi.

•Dengan begitu, energi marah bisa tersalurkan dengan sehat.


5. Belajar Mengampuni

•Sering kali emosi muncul karena kita menyimpan dendam.

•Belajar memaafkan bisa membuat hati lebih ringan.

•Memaafkan bukan berarti melupakan, tapi memilih untuk tidak membiarkan emosi menguasai diri.


6. Komunikasi yang Baik

•Ungkapkan perasaan dengan bahasa yang sopan.

•Gunakan kata “saya merasa...” daripada “kamu selalu...”.

•Contoh: “Saya merasa kecewa kalau janji tidak ditepati.”


7. Melatih Kesabaran

•Biasakan menunggu dengan ikhlas.

•Coba lihat masalah dari sisi positif.

•Ingat bahwa setiap orang pernah berbuat salah.


8. Berdoa & Mendekatkan Diri pada Tuhan

•Bagi yang beragama, doa dapat menenangkan hati.

•Membaca doa atau ayat suci bisa membantu menurunkan amarah.




---


✨ Kesimpulan


Mengontrol emosi bukan berarti menahan emosi selamanya, tetapi mengelolanya agar keluar dengan cara yang tepat. Dengan latihan, kita bisa lebih sabar, tenang, dan bijak dalam menghadapi masalah.

Langkah Langkah membuat bakso

 


🍲 Langkah-Langkah Membuat Bakso


1. Bahan-bahan yang Diperlukan

•500 gram daging sapi segar (giling)

•100 gram tepung tapioka

•4 siung bawang putih (haluskan)

•1 butir telur

•1 sdt garam

•½ sdt lada bubuk

•½ sdt kaldu bubuk (opsional)

•Air es secukupnya

•Air mendidih untuk merebus


2. Alat yang Dibutuhkan

•Blender atau penggiling daging

•Baskom / wadah adonan

•Sendok

•Panci besar



3. Langkah Membuat Bakso

1. Haluskan daging sapi dengan blender/gilingan daging.

2. Masukkan daging ke dalam wadah, campurkan dengan bawang putih halus, garam, lada, dan kaldu bubuk.

3. Tambahkan telur dan tepung tapioka, lalu aduk rata.

4. Tuang sedikit air es agar adonan lebih kenyal.

5. Didihkan air dalam panci, lalu kecilkan api agar tidak terlalu bergolak.

6. Ambil adonan dengan tangan, bentuk bulat-bulat menggunakan sendok.

7. Masukkan bulatan bakso ke dalam air panas.

8. Rebus hingga bakso mengapung (tandanya sudah matang).

9. Angkat, tiriskan, lalu bakso siap diolah sesuai selera.


4. Cara Penyajian


Sajikan bakso dengan kuah kaldu, bihun/mi, sayuran, dan sambal.


Bisa juga disimpan di freezer untuk dimasak kapan saja.



Selasa, 02 September 2025

persamaan dan berbedaan kata benda dan kata sapaan

 


Persamaan kata benda dan kata sapaan

Keduanya sama-sama berupa kata yang digunakan dalam komunikasi. Baik kata benda maupun kata sapaan bisa menjadi subjek atau objek dalam kalimat. Keduanya juga bisa merujuk pada orang. Misalnya, kata benda guru bisa dipakai dalam kalimat “Guru itu sedang menulis di papan tulis,” sementara kata sapaan Bu bisa dipakai dalam kalimat “Bu, boleh saya bertanya?” Selain itu, keduanya dapat ditulis dengan huruf kapital jika berada di awal kalimat atau berfungsi sebagai nama diri.


Perbedaan kata benda dan kata sapaan

Kata benda adalah kata yang menamai sesuatu, bisa berupa orang, hewan, benda, tempat, atau hal abstrak. Contohnya: meja, kucing, rumah, sekolah, buku, guru. Fungsi utamanya adalah menyebut atau menandai sesuatu.


Sedangkan kata sapaan adalah kata yang dipakai untuk menyapa atau memanggil orang ketika berkomunikasi. Kata sapaan berfungsi menunjukkan rasa hormat, keakraban, atau sekadar memanggil lawan bicara. Contohnya: Bapak, Ibu, Kak, Adik, Mas, Mbak, Bro, Sis.


Jadi, perbedaannya terletak pada fungsi. Kata benda dipakai untuk menyebut sesuatu secara umum, sementara kata sapaan khusus digunakan dalam percakapan langsung untuk menyapa orang.

5 soal LATIHAN TKA tentang Karya Tulus Ilmiah

 1. Apa yang dimaksud dengan abstrak dalam karya tulis ilmiah? A) Bagian pendahuluan yang menjelaskan latar belakang penelitian B) Ringkasan...