Selasa, 29 Juli 2025

Rangkuman BAB 1



BAB 1: TEKS LAPORAN PERCOBAAN


A. Pengantar Materi

Teks laporan percobaan merupakan salah satu jenis teks faktual yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan, terutama dalam mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) dan Bahasa Indonesia. Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya menekankan aspek kebahasaan, tetapi juga keterampilan berpikir ilmiah, menyusun argumen berdasarkan data, dan menyampaikan informasi secara logis. Oleh karena itu, memahami teks laporan percobaan merupakan langkah penting untuk membangun kecakapan tersebut.


B. Pengertian Teks Laporan Percobaan

Teks laporan percobaan adalah teks yang berisi hasil pengamatan atau kegiatan percobaan yang dilakukan secara sistematis dan ilmiah. Tujuan dari teks ini adalah menyampaikan hasil percobaan berdasarkan data yang diperoleh secara faktual, tanpa opini pribadi yang tidak berdasar. Biasanya teks ini digunakan dalam dunia pendidikan dan ilmiah untuk mendokumentasikan hasil penelitian, pengamatan, atau percobaan tertentu.


Teks ini berbeda dari teks narasi atau deskriptif karena menekankan pada penyampaian informasi ilmiah secara objektif. Semua informasi dalam laporan percobaan disusun berdasarkan fakta, menggunakan bahasa baku, dan mengikuti format tertentu.



C. Tujuan dan Fungsi Teks Laporan Percobaan

Adapun tujuan dan fungsi teks laporan percobaan antara lain:

1. Menyampaikan informasi ilmiah kepada pembaca mengenai hasil suatu percobaan.

2. Menjadi dokumentasi resmi dari kegiatan eksperimen yang telah dilakukan.

3. Melatih kemampuan berpikir logis dan kritis dalam merancang, melakukan, dan mengevaluasi suatu percobaan.

4. Menjadi sumber rujukan bagi pihak lain yang ingin melakukan percobaan serupa.

5. Melatih keterampilan menulis ilmiah dengan struktur dan bahasa yang sesuai.




D. Struktur Teks Laporan Percobaan

Sama seperti jenis teks lainnya, teks laporan percobaan memiliki struktur yang harus diikuti agar isi laporan tersusun sistematis dan mudah dipahami. Struktur tersebut meliputi:

1. Judul

Merupakan ringkasan dari kegiatan percobaan. Harus singkat, jelas, dan mencerminkan isi laporan.

2. Tujuan

Menjelaskan apa yang ingin dicapai dari percobaan tersebut. Contoh: “Mengetahui pengaruh suhu terhadap laju pelarutan gula.”

3. Alat dan Bahan

Menyebutkan segala peralatan dan bahan yang dibutuhkan dalam percobaan secara lengkap dan rinci.

4. Langkah-langkah / Prosedur

Menjelaskan urutan kegiatan percobaan secara sistematis. Harus jelas dan logis, agar bisa ditiru oleh orang lain.

5. Hasil Pengamatan

Menyajikan hasil dari percobaan yang dilakukan, bisa dalam bentuk narasi, tabel, grafik, atau diagram.

6. Kesimpulan

Merupakan ringkasan dari hasil yang diperoleh. Kesimpulan harus didasarkan pada data dan menjawab tujuan percobaan.

7. Saran (opsional)

Dapat ditambahkan jika ada evaluasi terhadap percobaan, misalnya tentang perbaikan alat atau prosedur.


E. Ciri-ciri Teks Laporan Percobaan

Ciri-ciri yang membedakan teks ini dari teks lainnya antara lain:

1. Bersifat faktual dan objektif

Informasi disampaikan berdasarkan kenyataan, bukan opini atau asumsi.

2. Mengandung unsur metode ilmiah

Ada proses pengamatan, pengukuran, pencatatan data, dan analisis.

3. Menggunakan bahasa baku

Bahasa yang digunakan harus sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang benar.

4. Tersusun secara logis dan sistematis

Isi laporan mengikuti urutan struktur yang benar.

5. Berisi hasil percobaan

Semua informasi berkaitan dengan hasil kegiatan eksperimen yang dilakukan secara langsung.



F. Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Percobaan

Kaidah kebahasaan yang umum ditemukan dalam teks laporan percobaan mencakup:

1. Penggunaan Kalimat Pasif

Contoh: “Larutan dipanaskan hingga mendidih.”

2. Kata Hubung Kronologis (Urutan)

Contoh: kemudian, selanjutnya, setelah itu, sebelum, mula-mula.

3. Penggunaan Istilah Teknis/Ilmiah

Contoh: larutan jenuh, fotosintesis, katalis, suhu, massa.

4. Kata Kerja Operasional

Contoh: aduk, ukur, timbang, tuang, panaskan.

5. Penggunaan Bilangan dan Satuan

Contoh: 10 ml, 5 gram, 30 menit, 100°C.

6. Kalimat Imperatif

Digunakan dalam bagian prosedur. Contoh: “Masukkan air ke dalam tabung reaksi.”



G. Contoh Teks Laporan Percobaan (Lengkap)

★Judul: Pengaruh Suhu terhadap Kelarutan Gula

★Tujuan: Mengetahui seberapa besar pengaruh suhu air terhadap kelarutan gula dalam air.

★Alat dan Bahan:

• 3 gelas ukur

•Air dingin (10°C), air suhu ruang (25°C), dan air panas (60°C)

•Gula pasir

•Sendok

•Stopwatch

★Langkah-langkah:

1. Siapkan tiga gelas dengan air bersuhu berbeda.

2. Masukkan 2 sendok teh gula ke dalam masing-masing gelas.

3. Aduk dan catat waktu yang dibutuhkan sampai gula larut seluruhnya.

4. Ulangi percobaan 2 kali untuk hasil yang lebih akurat.

★Hasil Pengamatan:

Suhu Air (°C) Waktu Larut (detik)

10 60

25 40

60 15

★Kesimpulan: Semakin tinggi suhu air, semakin cepat gula larut. Ini menunjukkan bahwa suhu berpengaruh terhadap kecepatan pelarutan zat padat dalam cairan.

★Saran: Untuk hasil lebih akurat, gunakan termometer digital dan alat pengaduk otomatis.



H. Langkah Menulis Teks Laporan Percobaan

1. Lakukan Percobaan Sederhana

Pilih percobaan yang aman, mudah dilakukan, dan sesuai dengan materi pelajaran.

2. Catat Seluruh Proses

Mulai dari alat, bahan, langkah, hingga hasil pengamatan secara rinci.

3. Susun Data

Gunakan tabel, grafik, atau diagram untuk memudahkan pembacaan.

4. Tulis Laporan Berdasarkan Struktur

Ikuti struktur standar (judul, tujuan, alat dan bahan, dll.)

5. Gunakan Bahasa Baku dan Ilmiah

Hindari bahasa tidak baku dan usahakan tidak menggunakan kata-kata informal.

6. Revisi

Periksa kembali apakah laporan sudah logis dan tidak ada kesalahan penulisan.



I. Contoh Topik Percobaan yang Cocok untuk Siswa Kelas 9

•Pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman.

•Pengaruh suhu terhadap pelarutan garam.

•Pembuatan larutan asam dan basa menggunakan bahan alami.

•Menguji kandungan karbohidrat pada makanan dengan larutan lugol.

•Pembuatan indikator alami dari bunga sepatu/kubis ungu.


J. Kesalahan Umum dalam Menulis Laporan Percobaan

1. Tidak Menyebutkan Alat dan Bahan Secara Lengkap

Padahal ini penting untuk duplikasi percobaan.

2. Prosedur Tidak Urut atau Tidak Jelas

Membingungkan pembaca dan sulit ditiru.

3. Data Pengamatan Tidak Konsisten

Misalnya, ada perbedaan besar antara pengulangan yang tidak dijelaskan.

4. Kesimpulan Tidak Berdasarkan Data

Kesimpulan harus menjawab tujuan berdasarkan data yang dicatat.

5. Bahasa Tidak Baku

Mengurangi nilai ilmiah dan kejelasan teks.



K. Peran Teks Laporan Percobaan dalam Kurikulum Merdeka.

Kurikulum Merdeka mendorong siswa untuk aktif belajar melalui proyek dan eksperimen. Melalui teks laporan percobaan, siswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga:

•Melatih berpikir ilmiah.

•Melatih menyampaikan gagasan secara terstruktur.

•Melatih kolaborasi dan diskusi saat melakukan percobaan kelompok.

•Mengembangkan kemampuan menyimpulkan sesuatu berdasarkan bukti nyata.

•Menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap sains dan lingkungan sekitar.



L. Refleksi dan Penerapan dalam Kehidupan

Laporan percobaan tidak hanya digunakan di sekolah. Dalam dunia nyata, berbagai profesi seperti ilmuwan, teknisi, dokter, bahkan jurnalis sains menggunakan format laporan percobaan dalam pekerjaan mereka. Siswa yang mampu menulis teks ini dengan baik akan memiliki bekal keterampilan penting untuk masa depan, baik dalam studi lanjutan maupun dunia kerja.


Penutup

Teks laporan percobaan adalah jembatan antara teori dan praktik. Dengan memahami strukturnya, siswa dapat menyusun laporan secara logis, sistematis, dan ilmiah. Dalam Kurikulum Merdeka, teks ini tidak hanya digunakan sebagai latihan menulis, tetapi juga sebagai sarana membangun kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan kepekaan terhadap fakta. Dengan membiasakan diri menulis laporan percobaan, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21 yang berbasis sains, data, dan kolaborasi.




5 soal LATIHAN TKA tentang Karya Tulus Ilmiah

 1. Apa yang dimaksud dengan abstrak dalam karya tulis ilmiah? A) Bagian pendahuluan yang menjelaskan latar belakang penelitian B) Ringkasan...