Rabu, 14 Januari 2026

5 soal LATIHAN TKA tentang Karya Tulus Ilmiah

 1. Apa yang dimaksud dengan abstrak dalam karya tulis ilmiah?

A) Bagian pendahuluan yang menjelaskan latar belakang penelitian

B) Ringkasan singkat tentang isi karya tulis ilmiah

C) Bagian yang menjelaskan metode penelitian

D) Daftar pustaka yang digunakan dalam penelitian

E) Bagian kesimpulan yang merangkum hasil penelitian


Jawaban: B) Ringkasan singkat tentang isi karya tulis ilmiah


2. Apa fungsi dari daftar pustaka dalam karya tulis ilmiah?

A) Menjelaskan metode penelitian

B) Menyajikan hasil penelitian

C) Mencantumkan sumber-sumber yang digunakan dalam penelitian

D) Menjelaskan latar belakang penelitian

E) Merangkum hasil penelitian


Jawaban: C) Mencantumkan sumber-sumber yang digunakan dalam penelitian


3. Apa yang dimaksud dengan hipotesis dalam karya tulis ilmiah?

A) Jawaban sementara atas pertanyaan penelitian

B) Hasil penelitian yang telah diperoleh

C) Metode penelitian yang digunakan

D) Latar belakang penelitian

E) Kesimpulan penelitian


Jawaban: A) Jawaban sementara atas pertanyaan penelitian


4. Bagaimana cara menulis kutipan dalam karya tulis ilmiah?

A) Dengan menyebutkan nama penulis dan tahun publikasi

B) Dengan menyebutkan judul artikel dan halaman

C) Dengan menyebutkan nama jurnal dan volume

D) Dengan menyebutkan nama penulis dan judul artikel

E) Dengan menyebutkan tahun publikasi dan halaman


Jawaban: A) Dengan menyebutkan nama penulis dan tahun publikasi


5. Apa yang dimaksud dengan plagiarisme dalam karya tulis ilmiah?

A) Menggunakan ide orang lain tanpa menyebutkan sumber

B) Menggunakan metode penelitian yang sama dengan penelitian sebelumnya

C) Menyajikan hasil penelitian yang sama dengan penelitian sebelumnya

D) Menyebutkan sumber-sumber yang tidak relevan

E) Menggunakan bahasa yang tidak baku


Jawaban: A) Menggunakan ide orang lain tanpa menyebutkan sumber

Selasa, 25 November 2025

Teks Prosedur

 

 Teks Prosedur


1. Pengertian Teks Prosedur

Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah melakukan suatu kegiatan atau membuat sesuatu agar hasilnya sesuai tujuan.


2. Tujuan Teks Prosedur

•Memberi petunjuk yang jelas

•Membantu pembaca melakukan suatu aktivitas dengan benar

•Mencegah kesalahan dalam proses


3. Struktur Teks Prosedu

1. Tujuan

Menjelaskan maksud atau hasil akhir yang ingin dicapai.

2. Alat dan Bahan (opsional, tergantung isi)

Menyebutkan apa saja yang dibutuhkan.

3. Langkah-langkah

Berisi urutan cara melaksanakan kegiatan dari awal sampai akhir.


4. Ciri-ciri Teks Prosedur

•Menggunakan kata kerja perintah (misalnya: potong, tekan, campur).

•Menggunakan kata penghubung penanda urutan (lalu, kemudian, setelah itu).

•Disajikan berurutan dan logis.

•Terkadang menggunakan angka untuk menunjukkan urutan langkah.


5. Kebahasaan dalam Teks Prosedur

•Imperatif (kalimat perintah)

•Konjungsi temporal (setelah, kemudian, berikutnya)

•Verba material (aktivitas fisik)

•Verba tingkah laku (misal: perhatikan, pastikan)

•Sering memakai kata bilangan (1, 2, 3 atau pertama, kedua, ketiga)

Penanaman Ubi Jalar Menggunakan Galon

 

Penanaman Ubi Jalar dalam Galon


Tujuan

Menjelaskan cara menanam ubi jalar menggunakan galon berukuran 15 liter agar dapat tumbuh baik dan menghasilkan umbi berkualitas.


♧Alat dan Bahan

•Galon 15 liter

•Bibit ubi jalar (stek batang)

•Tanah gembur

•Pupuk kompos atau pupuk kandang

•Air


♧Langkah-langkah Penanaman

1. Siapkan galon berukuran 15 liter.

Bersihkan galon dan potong bagian atasnya agar berbentuk seperti pot.

2. Lubangi bagian bawah galon.

Buat beberapa lubang kecil untuk drainase agar air tidak menggenang.

3. Masukkan tanah dan pupuk.

Campurkan tanah gembur dengan pupuk kompos, lalu isi hingga ¾ bagian galon.

4. Tanam bibit ubi jalar.

Buat lubang kecil, tanam stek ubi jalar secara miring, dan sisakan 2–3 ruas batang di atas permukaan tanah.

5. Siram tanaman secukupnya.

Pastikan tanah tetap lembab, tetapi tidak terlalu basah.

6. Letakkan galon di tempat yang terkena sinar matahari.

Ubi jalar membutuhkan sinar matahari minimal 6 jam setiap hari.

7. Lakukan perawatan rutin.

Singkirkan gulma, gemburkan tanah jika diperlukan, dan tambahkan kompos secara berkala.

8. Panen ubi jalar.

Ubi jalar dapat dipanen setelah 3–4 bulan. Ciri-cirinya daun mulai menguning. Gali tanah di dalam galon secara hati-hati untuk mengambil umbinya.

Selasa, 11 November 2025

Ulangan Harian



 1. Teks Deskripsi: Lingkungan SMPN 160 Jakarta


SMPN 160 Jakarta adalah sekolah yang memiliki lingkungan bersih, tertib, dan nyaman untuk kegiatan belajar. Di depan gerbang sekolah berdiri Masjid Jami Nurul Ilmi berwarna hijau, kuning, dan putih. Masjid ini terletak di atas aula dan digunakan untuk kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, pengajian, dan pembinaan rohani siswa. Di samping gerbang terdapat kolam ikan kecil dengan air jernih serta pos penjagaan tempat petugas keamanan bertugas menjaga ketertiban sekolah.


Gedung sekolah berwarna biru dan putih yang tampak rapi dan terawat, memberi kesan bersih dan tenang. Sekolah ini memiliki dua lapangan yang luas. Lapangan dalam digunakan untuk upacara bendera setiap hari Senin dan berbagai kegiatan olahraga siswa. Sementara lapangan luar dimanfaatkan untuk upacara memperingati hari besar nasional, serta kegiatan olahraga seperti futsal, voli, dan basket. Lapangan luar juga sering menjadi tempat ekstrakurikuler taekwondo, di mana para siswa berlatih dengan semangat dan disiplin tinggi.


Selain itu, di lingkungan sekolah terdapat enam kantin dan satu koperasi sekolah. Kantin menyediakan makanan dan minuman yang bersih dan sehat bagi siswa, sedangkan koperasi sekolah menjual berbagai perlengkapan belajar seperti buku, alat tulis, dan seragam. Di seluruh area sekolah juga tersedia tempat sampah di berbagai titik, yang memudahkan siswa menjaga kebersihan lingkungan.


SMPN 160 Jakarta juga memiliki berbagai ruangan penunjang kegiatan belajar. Terdapat laboratorium IPA untuk praktik sains, ruang agama Kristen untuk kegiatan pembinaan rohani non-Muslim, serta laboratorium multimedia yang digunakan untuk pelajaran berbasis komputer dan teknologi. Di bagian lain terdapat ruang guru, perpustakaan, dan UKS (Unit Kesehatan Sekolah) yang selalu siap membantu siswa yang kurang sehat. Sekolah ini juga memiliki ruang ekstrakurikuler, ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, dan ruang wakil kepala sekolah yang semuanya tertata rapi dan berfungsi dengan baik.


Meskipun fasilitasnya cukup lengkap, masih ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki, seperti toilet dan wastafel yang sudah mulai rusak dan membutuhkan perawatan lebih lanjut agar tetap bersih dan layak digunakan. Dengan perbaikan di bagian tersebut, lingkungan sekolah akan menjadi lebih nyaman dan sehat bagi seluruh warga sekolah.


Secara keseluruhan, SMPN 160 Jakarta memiliki suasana yang tertib, asri, dan menyenangkan. Dengan adanya Masjid Jami Nurul Ilmi, dua lapangan luas, kantin, koperasi, berbagai ruang pendukung belajar, serta komitmen menjaga kebersihan, sekolah ini menjadi tempat belajar yang nyaman, sehat, dan membanggakan bagi seluruh warganya.



2. Prosedur Pembuatan dan Perawatan Taman Sekolah

Agar lingkungan sekolah tetap hijau dan sejuk, SMPN 160 Jakarta memiliki taman yang indah di beberapa area. Berikut ini langkah-langkah pembuatan dan perawatan taman sekolah:


Langkah Pembuatan Taman Sekolah:

1. Menentukan lokasi taman. Pilih tempat yang terkena sinar matahari cukup dan mudah dijangkau untuk dirawat.

2. Membersihkan lahan. Singkirkan sampah, batu, dan rumput liar agar lahan siap digunakan.

3. Menggemburkan tanah. Tanah digemburkan menggunakan cangkul agar tanaman mudah tumbuh subur.

4. Menanam bunga dan tanaman hias. Pilih tanaman seperti bunga kertas, lidah mertua, dan tanaman hijau lain yang mudah dirawat.

5. Memberi pupuk. Tambahkan pupuk kompos atau organik agar tanah subur dan tanaman cepat tumbuh.

6. Menyiram tanaman. Siram secara rutin setiap pagi atau sore agar tanaman tidak layu.

7. Menata batu hias atau pot. Tambahkan hiasan seperti batu kecil atau pot warna-warni agar taman tampak menarik.


Langkah Perawatan Taman Sekolah:

1. Menyiram tanaman setiap hari. Pastikan air cukup, terutama saat cuaca panas.

2. Membersihkan daun dan sampah di taman. Sapu daun kering agar taman selalu rapi.

3. Memangkas tanaman yang tumbuh liar. Pangkas tanaman agar tetap rapi dan tidak menutupi tanaman lain.

4. Memberi pupuk secara berkala. Lakukan setiap dua minggu sekali agar tanaman tetap sehat.

5. Menjaga kebersihan area taman. Jangan membuang sampah di sekitar taman, dan rawat bersama-sama.


Dengan taman yang terawat, udara di sekolah menjadi lebih segar, pemandangan lebih indah, dan suasana belajar terasa lebih nyaman. Semua warga sekolah memiliki tanggung jawab untuk menjaga keindahan dan kebersihan taman tersebut.

Rabu, 05 November 2025

Bahasa Indonesia Kelas 9 Bab 8



Buku Nonfiksi

Buku nonfiksi bersumber dari fakta dan data secara objektif. Contoh buku nonfiksi antara lain:

- Buku pelajaran

- Ensiklopedia

- Esai

- Jurnal

- Buku dokumenter

- Biografi

- Laporan ilmiah (makalah, skripsi, tesis, dan disertasi)


Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi

Berikut adalah unsur-unsur buku fiksi dan nonfiksi:

Buku Fiksi

1. Sampul buku

2. Pokok bab buku

3. Judul bab (opsional)

4. Tokoh dan penokohan

5. Tema cerita

6. Bahasa yang digunakan

7. Penyajian alur cerita


Buku Nonfiksi

1. Sampul buku

2. Pokok bab buku

3. Judul bab dan subbab

4. Isi buku

5. Cara menyajikan isi buku

6. Bahasa yang digunakan

7. Sistematika penulisan


Rangkuman (Ringkas)

Rangkuman merupakan hasil menyarikan semua gagasan pokok (intisari) sebuah tulisan atau buku menjadi bentuk yang ringkas dengan tetap mempertahankan urutan isi dan sudut pandang pengarang sesuai dengan teks aslinya.


Langkah-Langkah Merangkum Buku Nonfiksi

Berikut adalah langkah-langkah merangkum buku nonfiksi:

1. Baca dan pahami informasi umum buku

2. Baca dan pahami isi buku secara umum melalui daftar isi dan kata pengantar

3. Perhatikan sistematika penulisan buku

4. Catatlah gagasan utama dan beberapa data penting sebagai bahan rangkuman

5. Rangkailah dan kembangkan gagasan utama menjadi rangkuman isi buku


Langkah-Langkah Merangkum Isi Buku dengan Peta Pikiran

Berikut adalah langkah-langkah merangkum isi buku dengan peta pikiran:

1. Tulislah judul buku di tengah-tengah kertas dan berilah ikon

2. Buat cabang utama yang berkaitan dengan topik dalam buku dengan warna berbeda

3. Kembangkan setiap cabang utama dalam beberapa subcabang

4. Usahakan setiap cabang diberi label dengan kata kunci

5. Gunakan garis-garis penghubung agar mudah memahami alur dan urutannya

6. Buatlah garis pengingat jika ada kaitan antara subcabang yang berbeda


Langkah-Langkah Menyusun Tanggapan Terhadap Buku

Berikut adalah langkah-langkah menyusun tanggapan terhadap buku:

1. Bacalah buku dengan saksama sampai tuntas

2. Tandai bagian-bagian buku yang dianggap menarik untuk ditanggapi

3. Susunlah tanggapan secara objektif dengan alasan logis dan masuk akal

4. Baca ulang tanggapan, perbaiki jika ada kesalahan

Bahasa Indonesia Kelas 9 Bab 7



Cerita Inspiratif

Cerita inspiratif merupakan cerita atau kisah masa lalu yang bisa menginspirasi seseorang untuk melakukan hasil yang sama, terutama yang menyangkut keberhasilan dan kesuksesan tokoh-tokoh terdahulu. Cerita inspiratif dapat memberikan motivasi dan semangat kepada pembaca untuk mencapai tujuan dan impian mereka.


Struktur Teks Cerita Inspiratif

Teks cerita inspiratif memiliki struktur sebagai berikut:

1. Abstrak:

 Inti dari teks cerita inspiratif (opsional)

2. Orientasi:

 Pengenalan tema, latar, dan tokoh

3. Komplikasi:

 Berisi konflik sampai klimaks cerita

4. Evaluasi: 

Munculnya pemecahan dan penyelesaian masalah

5. Resolusi:

 Pemecahan masalah-masalah yang dialami tokoh

6. Koda: 

Amanat dan pesan-pesan positif


Unsur-unsur Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif

Teks cerita inspiratif memiliki beberapa unsur kebahasaan, yaitu:

1. Menggunakan kata/kalimat deskriptif:

 Untuk menggambarkan tokoh, latar, dan suasana cerita.

2. Menggunakan kata ekspresif:

 Untuk mengungkapkan perasaan dan emosi tokoh.

3. Menggunakan majas (metafora, perumpamaan, repetisi):

 Untuk memberikan efek yang lebih kuat dan menarik.


Cara Menulis Cerita Inspiratif

Berikut adalah cara menulis cerita inspiratif:

1. Tentukan tema dan amanat:

 Tentukan tema dan amanat yang ingin disampaikan melalui cerita.

2. Buat kerangka isi cerita:

 Buat kerangka isi cerita untuk memandu penulisan.

3. Buat paragraf awal yang menarik:

 Buat paragraf awal yang menarik untuk menarik perhatian pembaca.

4. Gunakan bahasa yang ringan dan mengalir:

 Gunakan bahasa yang ringan dan mengalir untuk membuat cerita lebih mudah dipahami.

5. Libatkan emosi secukupnya:

 Libatkan emosi secukupnya untuk membuat cerita lebih menarik dan menginspirasi.

6. Ending (akhir) harus istimewa: 

Buat akhir cerita yang istimewa dan memberikan kesan yang kuat pada pembaca.

7. Pemilihan judul sangat penting:

 Pilih judul yang tepat dan menarik untuk cerita inspiratif.

Bahasa Indonesia Kelas 9 BAB 6



Fungsi Sosial Teks Diskusi

Teks diskusi memiliki fungsi sosial sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat sehingga bisa diterima oleh pihak yang pro dan yang kontra. Dengan demikian, teks diskusi dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang suatu isu atau masalah.


Manfaat Menyimpulkan Isi Teks Diskusi

Menyimpulkan isi teks diskusi dapat:

- Menambah wawasan dan pengetahuan tentang suatu isu atau masalah

- Menumbuhkan sikap menghargai pendapat orang lain

- Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis


Struktur Teks Diskusi

Teks diskusi memiliki struktur sebagai berikut:

1. Pendahuluan: Berisi isu (topik) mengenai masalah yang dibahas

2. Sudut Pandang: Memaparkan gagasan utama disertai alasan dan bukti pendukung dari satu sudut pandang

3. Simpulan: Pembahasan masalah dari sudut pandang berbeda dengan memaparkan kemungkinan penyelesaian masalah tersebut


Ciri Kebahasaan Teks Diskusi

Teks diskusi memiliki beberapa ciri kebahasaan, yaitu:

1. Keterhubungan kata dan kalimat: Teks diskusi menggunakan kata dan kalimat yang terkait dan logis.

2. Keterhubungan makna: Teks diskusi memiliki makna yang terkait dan dapat dipahami dengan jelas.

3. Penggunaan kata bersifat persuasif: Teks diskusi menggunakan kata-kata yang persuasif untuk meyakinkan pembaca atau pendengar.

4. Kesantunan berbahasa: Teks diskusi menggunakan bahasa yang santun dan tidak menyinggung perasaan orang lain.


Langkah-Langkah Menyusun Teks Diskusi

Untuk menyusun teks diskusi yang baik, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Memilih dan menentukan topik yang akan ditulis: 

Pilih topik yang menarik dan relevan dengan kehidupan masyarakat.

2. Menentukan tujuan teks diskusi:

 Tentukan tujuan teks diskusi, apakah untuk memecahkan masalah atau meningkatkan kesadaran masyarakat.

3. Mengumpulkan data untuk mendukung argumen dari dua sudut pandang berbeda:

 Kumpulkan data dan informasi yang relevan untuk mendukung argumen dari dua sudut pandang berbeda.

4. Menyusun kerangka tulisan: 

Susun kerangka tulisan yang logis dan sistematis.

5. Pembahasan dengan mengembangkan kerangka karangan: 

Kembangkan kerangka karangan menjadi teks diskusi yang utuh dan persuasif.

5 soal LATIHAN TKA tentang Karya Tulus Ilmiah

 1. Apa yang dimaksud dengan abstrak dalam karya tulis ilmiah? A) Bagian pendahuluan yang menjelaskan latar belakang penelitian B) Ringkasan...